Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Ainul Makin: Optimalisasi Kaderisasi Gerakan

Ainul Makin: Optimalisasi Kaderisasi Gerakan

beras

Berita Baru, Trenggalek – “Saya ingin mengucapkan respect dan apresiasi saya kepada para tokoh-tokoh pejuang HAM dan lingkungan. Saya banyak belajar dari tokoh-tokoh tersebut. Ada David Attenborough yang sudah 90 tahun mendedikasikan dirinya pada pelestarian lingkungan,” ucap Ainul Makin Aminullah memulai pemaparannya.

Ucapan itu ia sampaikan dalam kegiatan Debat Kandidat kedua Calon Ketua Pengurus Koordinator Cabang (PKC) dan Calon Ketua Kopri Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur. Ainul Makin, pria asal Pengurus Cabang Surabaya itu menjadi calon nomor 3.

Dengan tema Hak Asasi Manusia dan Lingkungan Hidup, ia mengatakan bahwa tema itu tidak lepas dari nilai utama yang kita pelajari di PMII. Mulai dari kita masuk PMII yaitu aswaja dan Nilai Dasar Pergerakan (NDP).

Makin pun mengatakan bahwa pelbagai regulasi tentang HAM dan Lingkungan Hidup, hari ini bukan tiba-tiba. Ada sejarah panjang. Ia melacak bahwa itu tidak lepas dari Kesepakatan Madinah yang terjadi pada sekotar abad ke-6. Kemudian dilanjutkan oleh Magna Carta abad ke 15. Di tahun 1948 Indonesia mendeklarasikan Deklarasi Unversal Hak Asasi Manusia (Duham).

“Di tahun 2015 kemarin kita sudah mendeklarasikan juga Paris Agreement yang di sana membicarakan bagaimana melestarikan lingkungan dan peduli pada perubahan iklim,” jelas Makin.

Selama ia telibat dalam kepengurusan PKC PMII Jatim, takada strategi yang keliru. Namun bukan berarti sempurna. Makin melihat pelbagai persoalan HAM dan lingkungan itu dapat diatasi dengan optimalisasi. Sistem itu yang penting dan perlu diperbaiki.

“Optimalisasi kaderisasi gerakan, dan juga spiritual organisasi PMII Jawa Timur. Maka dalam menjawab tantangan pada tema hari ini kerja-kerja organisasi,” tegas Makin.

beras