Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

BEM FEB UNEJ Lakukan Pengabdian Masyarakat
BEM FEB UNEJ Lakukan Pengabdian Masyarakat

BEM FEB UNEJ Lakukan Pengabdian Masyarakat



Berita Baru Jatim, Jember – Sebagai amanat Tri Dharma Perguruan Tinggi, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember akan melakukan kegiatan bina desa di Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi.

Desa tersebut dipilih karena memiliki potensi yang dapat dikembangkan. Seperti dalam sektor pertanian, bunga mawar dan kopi. Hal itu diharapkan akan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat dengan membuat produk unggulan desa.

“Kami telah melakukan observasi langsung ke banyak desa di Kabupaten Jember dan kami tertarik pada Desa Karangpring yang memiliki potensi yang sangat baik untuk dikembangkan, maka kami melihat ada peluang yang luar biasa bagi masyarakat petani Desa Karangpring untuk dapat mengahasilkan Produk Unggulan Desa (PRUKADES),” ujar Muhammad Zainur Risqi, Ketua BEM FEB UNEJ, Kamis (15/7).

Potensi tersebut, Zainur melanjutkan, belum mampu dikembangkan dengan baik. Menurutnya, kondisi masyarakat yang belum sejahtera membuat BEM FEB UNEJ perlu untuk membantu dan belajar bersama petani Desa Karangpring.

Ia mengaku kegiatan ini dilakukan dengan bantuan yang di gelontorkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudataan melalui program Holistik Pemberdayaan dan Pembinaan Desa.

Gayung bersambut, PJ Kepala Desa Kedungpring, Hendra Kusuma menerima maksud baik dari BEM FEB UNEJ. Menurutnya gagasan yang dibawa sejalan dengan rencana pemerintah desa. “Desa Karangpring ini memiliki banyak potensi,” ujarnya.

Menurut Hendra, potensi tersebut sebenarnya telah melahirkan beberapa produk olahan. Namun, lanjutnya, proses pemasaran dan informasi khasiat bunga mawar belum di kenal masyarakat luas. “Tentu dengan adanya adik-adik mahasiswa ini akan dapat membantu masyarakat, Pemerintah Desa akan dukung itu,” lanjutnya.

Muhammad Zainur juga menegaskan bahwa ini merupakan ‘investasi moralitas’ untuk masyarakat. Apalagi ini dilakukan oleh para mahasiswa, kami pun sadar di masa pandemi seperti ini kami harus tetap bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Zainur menambahkan bahwa kegiatan yang akan berjalan lima bulan ini di harapkan mampu membuat program yang berkelanjutan dengan membentuk Kelompok Usaha Bersama. “Masyarakat akan lebih berdaya karena mereka akan mengelola secara berkelompok. Tidak individu lagi,” imbuhnya.

Selain itu, ia berharap kegiatan ini mampu mengundang banyak elemen untuk berkolaborasi dan partisipasi seperti Pemerintah Daerah ataupun instansi lain Di Jember. Kerjasama itu, juga di harapkan terjadi dengan masyarakat Karangpring.

“Karena pengabdian yang baik adalah ketika masyarakat dapat gotongroyong untuk mewujudkan kebaikan untuk masyarakat itu sendiri ataupun untuk desanya,” ujarnya.

beras