Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Cak Imin Tak Bisa Lepas dari Sejarah PMII

Cak Imin Tak Bisa Lepas dari Sejarah PMII



Berita Baru, Surabaya – Ketua Bidang Gerakan dan Advokasi PKC PMII Jawa Timur Moh Lutfi menyebutkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin tidak bisa terlepas dari konteks sejarah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).

Hal itu dia sampaikan dalam Program Jatim Gaspol JTV dengan tajuk “Berebut Suara Dahdliyin di Jatim,” pada Rabu 8 September 2023, sore. 

“Gus Imin pernah menahkodai PMII,” kata Lutfi.

Dia menjelaskan, berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) bahwa PMII secara kelembagaan tidak bisa menyatakan sikap dan mengikuti politik praktis. 

Meski demikian, lanjut Lutfi secara individu kader sudah cerdas dalam memilih.

“Kita tahulah siapa yang kita pilih dan tahu jalan pulang,” ujarnya.

Sebelumnya, Lutfi mengaku tidak heran jika dalam politik lima tahunan suara nahdliyin itu selalu menjadi rebutan. 

Namun yang menarik bagi dia munculnya tiga sosok nama Capres-Cawapres yang terlahir dari aktivis mahasiswa, yakni Muhaimin Iskandar, Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo. 

Menurutnya tiga sosok tersebut yang menjadi perbincangan mahasiswa di Jawa Timur. 

Tiga sosok ini memilik track record yang luar biasa baik di gerakan mahasiswa atau di birokrasi.

Lebih lanjut mantan Ketua PC PMII Pamekasan itu mengatakan Cak Imin pernah menjabat sebagai Ketua PB PMII, Mantan Menteri, Wakil Ketua DPR RI, dan Ketua Umum PKB.

“Kemudian Anies merupakan seorang cendikiawan dan aktivis mahasiswa begitupun pak Ganjar,” ucapnya.

beras