Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

M. Hasan Abrori, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kab. Bojonegoro
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kab. Bojonegoro, M. Hasan Abrori (Foto: Istimewa)

Evaluasi Kerja Tiga Pilar Partai Bagi Wabub Bojonegoro

Berita Baru Jatim, Bojonegoro — Pada 22 Juli 2020 PDI Perjuangan mengeluarkan rilis resmi mengenai evaluasi kinerja Wakil Bupati (Wabub) Kabupaten Bojonegoro masih lemah.

Dalam rilis yang diterima redaksi Beritabaru.co, pada momentum satu tahun kepenurusanya, sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro M. Hasan Abrori menilai Wabub Bojonegoro Budi Irawanto masih lemah. Berikut lima evaluasi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro.

  1. Fungsi Tiga Pilar Partai, Wakil Bupati Masih lemah; Membangun kerja sinergi Tiga Pilar Partai memang perlu waktu dalam mensinergikan kebijakan struktur partai, legislatif partai dan kader partai yang hari ini duduk ekskutif partai yakni wakil Bupati Bojonegoro. Saat ini kondisi Wakil Bupati Bojonegoro masih sangat lemah dalam berkoordinasi dan bersinergi dengan partai. Banyak kegiatan dan kebijakan partai yang dirasa kurang direspon dalam pelaksanaanya semisal bentuk koordinasi partai dan gotong royong dalam menjalankan sinergi kebijakan partai, sehingga saat ini posisi eksekutif partai Wakil Bupati masih kurang mampu memperkuat stabilitas politik daerah dan kurang memberikan kontribusi terhadap kebijakan partai juga dalam fungsi kerja partai dan percepatan pembangunan daerah terutama pada situasi masa Pandemi Global Covid-19 sekarang ini.
  2. Perkuat Tiga Pilar Partai : struktur, legislatif dan eksekutif partai; Konsolidasi politik menjadi sangat penting bagi keberhasilan pemerintah dalam menjalankan kebijakannya, PDI Perjuangan Bojonegoro terus menerus meningkatkan efektivitas dukungannya dengan menggerakkan Tiga Pilar Partai : struktural, legislatif dan eksekutif partai juga seluruh kader untuk terus menerus melakukan komunikasi politik dan memberikan dukungan politik kebijakan, bergerak satu arah memastikan keberhasilan program yang dirancang dan dicanangkan oleh pemerintah pusat maupun daerah, dan tentunya banyak tantangan-tantangan tidak ringan yang dihadapi pemerintah saat ini. Fungsi kerja Tiga Pilar ini merupakan amanah dari hasil Kongres V PDI Perjuangan, PDI Perjuangan Bojonegoro mendorong agar lebih solid dan bekerja bersama-sama dalam semangat gotong royong untuk mendorong adanya kebijakan-kebijakan politik untuk membangun ekonomi kesejahteraan rakyat dan menyelesaikan permasalahan rakyat, juga sebagai investasi bagi masa depan kita sebagai bangsa dan negara.
  3. Solid mendukung dan mengawal kebijakan pusat maupun daerah; PDI Perjuangan Bojonegoro tetap Solid mendukung kebijakan dicanangkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah, dalam hal ini memberi dukungan sepenuhnya bagi pemerintahan pusat Ir. H. Joko Widodo dan KH. Ma’ruf Amin dan pemerintah daerah Bojonegoro Dr. Hj. Anna Mu’awanah dan Drs. H. Budi Irawanto Mpd agar sama-sama bersinergi dalam membangun untuk kesejahteraan demi bangsa dan negara ini, memperkuat kebersamaan dengan rakyat dan mendorong kebijakan berbasis penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan mendorong riset dan inovasi.
  4. Perkuat konsolidasi partai dan membangun manajemen mekanisme kelembagaan partai; PDI Perjuangan Bojonegoro memiliki sejarah yang panjang dalam perjuangannya, sejarah keemasan pada Pemilu tahun 1999 yang mampu meraih 14 kursi, Pemilu tahun 2004 meraih 8 kursi, Pemilu tahun 2009 meraih 5 kursi, pemilu tahun 2014 meraih 5 kursi dan terakhir pemilu tahun 2019 masih juga mendapatkan 5 kursi. Tiga periode masa pemilu PDI Perjuangan Bojonegoro mengalami perolehan Kursi yang stagnan tidak berubah yakni 5 Kursi, ini PR cukup berat dalam evaluasi partai dalam menuju proses pemenangan pemilu 2024. PDI Perjuangan Bojonegoro akan perkuat konsolidasi partai dengan maksimal dengan membangun manajemen mekanisme kelembagaan partai di semua tingkatan dan akan bekerja Keras secara gotong royong seluruh kader, badan dan sayap partai juga struktur partai mulai Anak Ranting, Ranting, PAC hingga DPC untuk target kedepan dalam menaikkan kursi DPRD Kabupaten Bojonegoro yg lebih signifikan lagi.
  1. Partai akan terus mengevaluasi dalam kerja partai dengan menerapkan 5 mantab; Dalam pelaksanaan menjalankan kerja-kerja partai, PDI Perjuangan Bojonegoro akan lebih mengedepankan Prinsip kerja gotong rotong dan musyawarah mufakat , dan akan terus Akan Melakukan Evaluasi dalam Pelaksanaannya. Sebagia mana diketahui DPC PDI Perjuangan Bojonegoro saat ini Telah melaksanakan Konsolidasi Partai dengan membentuk struktur Anak Ranting di tingkat Dusun/RW dengan target 1.227 pengurus Anak Ranting, setelah ini Target menyelesaikan Pengurus Ranting di 430 desa dan kelurahan dan menyelesaikan pembentukan Pengurus Anak Cabang (PAC) di 28 kecamatan. Dalam memperkuat Kerja Partai PDI Perjuangan Bojonegoro Membentuk badan-badan Partai seperti BPSN, BADIKLAT, BAGUNA, BBHAR, BKN dan BPEK, sehingga dalam membangun Konsolidasi dan menjalankan mekanisme kerja PDI Perjuangan Bojonegoro bisa lebih optimal dan Mantap. Mantab Ideologi, Mantab Organisasi, Mantab Kader, Mantab Program dan Mantab Sumberdayanya.

beras