Berita

 Network

 Partner

PMII Bondowoso Dukung Raperda Pesantren
Ahmad Mahfud, Bidang Kaderisasi dan Intelektual PC PMII Bondowoso. (Dok. Foto: Beritabaru.co)

PMII Bondowoso Dukung Raperda Pesantren

Berita Baru Jatim, Bondowoso – Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Bondowoso mengusulkan agar fasilitas kesehatan masuk dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif pesantren yang saat ini sedang digodok.

Hal itu disampaikan Ahmad Mahfud, Bidang Kaderisasi dan Intelektual PC PMII Bondowoso pada saat acara Public Hearing terkait Raperda Ponpes di kantor DPRD Bondowoso, Selasa (23/11/2021).

Lebih lanjut Mahfud mengatakan, banyak pondok pesantren di Bondowoso masih sulit didapatkan fasilitas dan sarana prasarana kesehatan. “Fasilitas dan sarana prasarana pesantren kesehatan ini sangat penting sekali menyangkut penanganan santri apabila sakit di pondok,” ujarnya.

Aktivis PMII yang juga alumni di salah satu Pondok Pesantren Nurut Taqwa di Bondowoso ini menambahkan, dukungan fungsi fasilitas kesehatan bagi pesantren bisa berbentuk fasilitas sarana dan prasarana kesehatan Pusat Kesehatan Pesantren (Poskestren), program kesehatan pesantren yang dikawal Puskesmas setempat.

Berita Terkait :  Mahasiswa KKN BTV III UNEJ di Bondowoso Bantu Budidaya dan Pemasaran Burung Murai Batu melalui Edukasi Digital Marketing di Masa Pandemi

Masih Menurut Mahfud, pemberian dukungan fasilitas kesehatan juga dilaksanakan sesuai kemampuan keuangan daerah. “Kami sangat mengapresiasi F-PKB Bondowoso membuat Raperda Inisiatif Pondok pesantren,” pungkasnya.

Sekedar untuk diketahui, legislatif Bondowoso menginisiasi rencana peraturan daerah (Raperda) pondok pesantren (Ponpes).

Bahkan, sudah hampir beberapa hari terakhir ini, F-PKB Bondowoso melakukan public hearing terkait Raperda Ponpes tersebut. Public hearing itu F-PKB melibatkan beberapa perwakilan pesantren, PCNU, PMII, RMI, dan perwakilan persatuan guru Madin.