Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

PMII Jember

Tuntut Revisi RTRW, PMII Jember Aksi Massa

Berita Baru Jatim, Jember – Bertepatan di Hari Pahlawan, Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Jember beserta seluruh kader PMII Se-Jember gelar aksi massa pada Rabu, (10/11).

Aksi diawali dengan konvoi dari segitiga depan UIN KH Ahmad Shiddiq menuju Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Universitas Jember. Berlanjut dengan Long March dari Gedung PKM, menuju Gedung DPRD dan berakhir di tujuan utama, depan Gedung Pemerintah Kabupaten Jember.

Dikutip dari salinan pers rilis yang ditandatangani Faqih Al-Haramain, Ketua Cabang PC PMII Jember menerangkan, tahun 2021 merupakan momentum dalam merevisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Jember.

Namun sampai detik ini DPRD Kabupaten Jember, kata Faqih, dalam proses pembahasannya belum memberikan keterbukaan kepada publik. “Perda RTRW merupakan kebijakan yang menyangkut hajat hidup orang banyak,” katanya.

Faqih menilai seharusnya masyarakat Jember juga dilibatkan dalam proses pembahasannya. Pasalnya. masyarakat sebagai subyek hukum, sebagai perumus serta pelaksana kebijakan tersebut seharusnya diperhatikan oleh DPRD.

Aksi massa dengan jumlah 1000 lebih mahasiswa yang dikoordinir PC PMII Jember tersebut mengajukan beberapa tuntutan dan ketegasan, antara lain:

  1. Meminta keterbukaan informasi publik menyoal revisi perda RTRW
  2. Meminta adanya ruang partisipasi publik secara luas menyoal penyusunan dan
    pembahasan perda RTRW
  3. Penghapusan klausul peruntukan pertambangan dalam perda RTRW
  4. Mendesak pemerintah Kabupaten Jember agar tidak memberikan rekomendasi dalam bentuk apapun terkait perizinan pertambangan
  5. Meminta kepada DPRD Jember untuk menjalankan komitmen menolak pertambangan di kabupaten Jember

Aksi tersebut sempat ramai dengan adegan pembakaran ban juga penarikan paksa kawat keamanan yang di pasang polisi. Namun keadaan dapat mereda ketika Wakil Bupati Jember, Gus Firjoun menemui massa.

Sebelumnya pihak Pemkab Jember mengklarifikasi terkait tidak datangnya Bupati Jember, H. Hendy, mereka mengatakan bahwa Bupati sedang rapat Paripurna dengan DPRD.

“Saya, mewakili pihak Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen tidak akan ada rekomendasi atau izin yang keluar terkait pertambangan dan segala jenis eksploitasi sumber daya alam Jember. Apabila saya melanggar, saya siap mundur dari jabatan saya,” pungkasnya seusai mengajak massa bersholawat.

beras