Berita

 Network

 Partner

Banyuwangi Genjot pembagian bansos
(Foto: banyuwangikab.go.id)

Banyuwangi Genjot Penyaluran Bantuan Selama PPKM Darurat

Berita Baru Jatim, Banyuwangi – Pemkab Banyuwangi tanpa henti-hentinya menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) untuk warga yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.

Paket Bantuan Sosial (Bansos) yang dibagikan tersebut bersumber dari Kementerian Sosial dan APBD.

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga akibat Covid-19, terutama selama masa PPKM Darurat ini,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Minggu (25/07/2021).

Total penerima bansos sebanyak 48.965 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan langsung tunai. Perkeluarga terima Rp 600.000 untuk pencairan bulan Mei dan Juni 2021.

“Alhamdulillah, ada tambahan penerima untuk Banyuwangi. Di tahap sebelumnya hanya 45.633 penerima, kali ini ada penambahan jumlah 3000 penerima, sehingga jumlahnya menjadi 48.965 orang,” ucap Ipuk.

Tidak hanya uang tunai yang dibagikan namun juga bantuan pangan non tunai yang menyasar 100.494 keluarga. Bantuan ini pula sekaligus untuk tiga bulan sebesar 600.000ribu yang dibagikan berbentuk pangan.

Ipuk mengatakan bansos paket beras yang telah disalurkan 119.000 KPM, PKH 62.000 dan BLT Dana Desa 22.015.

Berita Terkait :  Mahasiswa KKN BTV 3 Sulap Tempe Jadi Jajan Kekinian untuk Meningkatkan Penghasilan di Masa Pandemi Covid 19

Tahun ini juga, Banyuwangi juga mengawal pencairan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) untuk 54.213 usaha mikro di mana masing-masing menerima Rp1,2 juta.

Selain itu, ada bantuan dari APBD Banyuwangi berupa uang tunai Rp300.000 per orang yang ditargetkan menjangkau ribuan PKL/pedagang kecil.

”Beberapa waktu lalu juga sudah disalurkan lebih dari 53 ton beras dari gotong royong ASN, dan kami siapkan juga alokasi paket sembako dari APBD,” jelas Ipuk.

Bantuan listrik, telah didata sebanyak 245.000 yang akan menerima subsidi untuk pelanggan 450VA dan 900VA.

Jumlah yang telah menerima semua item telah mencapai 40 persen dari total penerima di Banyuwangi.

“Sehingga kami akan terus berusaha menambah jumlah bansos, termasuk yang terbaru kami mengirim data untuk meminta tambahan alokasi paket sembako ke Kemensos dan juga APBD menyiapkan,” pungkasnya.