KOPRI Sidoarjo Adakan Sekolah Advokasi Perempuan

Berita Baru Jatim, Sidoarjo — Korps PMII Puteri (KOPRI) Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Sidoarjo mengadakan Sekolah Advokasi Perempuan (SAP) sebagai upaya pengembangan wawasan bagi kader PMII puteri, Sabtu-Minggu (24-26/1) di Ponpes Al Fatih Karomy II Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dari KOPRI PMII se-Jatim.

Ketua KOPRI PC PMII Sidoarjo Nurseha Fatmasari mengungkapkan bahwa Sekolah Advokasi Perempuan merupakan sekolah nonformal kaderisasi KOPRI yang bertujuan mencetak kader KOPRI yang paham kerangka teori dan berani melawan ketidakadilan, penindasan dan eksploitasi terhadap perempuan.

“Kami memandang bahwa perempuan sering menjadi objek, entah itu berupa kekerasan verbal maupun nonverbal. Maka dari itu, dalam sekolah advokasi ini, kami fasilitasi bagaimana agar kita beranjak dari objek menjadi subjek advokasi perempuan. Oleh karena itu, materi yang disajikan berupa dasar-dasar tentang gender. Dari sini, kita bisa paham dasar-dasarnya gender dan kebijakan publik serta masalah yang kompleks dialami perempuan,” ungkapnya.

Ketua Pelaksana Sekolah Advokasi Perempuan Ariij Anisatur Rosiidah mengatakan bahwa rencana tindak lanjut setelah kegiatan ini yakni pengawalan advokasi terhadap permasalahan perempuan yang ada di Jawa Timur.

Berita Terkait :  Wujudkan Keluarga Sehat, Anggota DPRD Palu Siap Kawal Anggaran Responsif Gender

“Kader Kopri harus responsif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan isu perempuan, agar dapat meningkatkan kualitas berpikir perempuan dalam membaca isu-isu perempuanan terkini,” jelasnya.

Panitia berharap Sekolah Advokasi Perempuan ini bisa menjadi gerakan yang berkelanjutan dan mampu menjawab problematika dari seluruh elemen masyarakat, khususnya di Jawa Timur.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua DPRD Jatim H. Anwar Sadad sebagai pemateri Gender Budgeting di Sekolah Advokasi Perempuan (SAP) KOPRI PMII Sidoarjo. (Ulfatus Soimah)

Facebook Comments Box
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini