Berita

 Network

 Partner

Suroto Ph
Aktivis Koperasi, Suroto Ph. (Dok. Istimewa)

Suroto Ph Tantang Debat Terbuka Menteri BUMN Erick Thohir

Berita Baru, Jakarta – Rencana Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir tentang Holding Ultra Mikro, ditentang banyak pihak.

Koalisi Tolak Holding Ultra Mikro menjadi organisasi masyarakat sipil pertama yang menyatakan penolakannya terhadap urgensi rencana Holding Ultra Mikro. Penolakan tersebut berbentuk tantangan debat terbuka kepada Erick Thohir.

Dalam pertanyaan tertulis yang diterima Beritabaru.co, Suroto selaku perwakilan Koalisi Tolak Holding Ultra Mikro, mengatakan, bahwa kebijakan holding ultra mikro dinilai akan memonopoli segmen ultra mikro.

“Dan mematikan koperasi-BMT dan seluruh lembaga keuangan mikro milik masyarakat,” tulisnya.

Selain itu, tujuan tersebut tak lain, menurutnya, dilakukan agar masyarakat dapat memahami secara rasional terkait kebijakan tersebut.

Berita Terkait :  BEM Pesantren Se-Indonesia Dukung Langkah Pemerintah Soal Pembubaran FPI

“Tujuannya sederhana, (agar) masyarakat dan anggota Koalisi memahami dan mengetahui konsepsi holding ulyra mikro ini,” ujar Suroto dalam pernyataan tertulis yang disampaikannya, Jum’at (25/6) siang.

Meski demikian, pegiat Koperasi ini meminta sejumlah konsekuensi bila Menteri Erick tidak dapat memberikan penjelasan secara rasional. Suroto menuntut Kementerian BUMN membatalkan rencana ini bila penjelasan yang diberikan Menteri Erick tidak rasional.

“Jika penjelasan Menteri Erick Rasional, maka kami akan menerima rencana holding. Sebaliknya, jika penjelasan kami lebih rasional, Menteri Erick harus membatalkan niatnya,” kata dia.

Suroto Ph Tantang Debat Terbuka Menteri BUMN Erick Thohir