Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Wabah PMK Serang Gresik, Kades Gredek Gerak Cepat Pantau Sapi Milik Warga

Wabah PMK Serang Gresik, Kades Gredek Gerak Cepat Pantau Sapi Milik Warga


Berita Baru, Gresik – Kepala Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Bahrul Ghofar bergerak cepat mendatangi serta memantau hewan ternak sapi milik warga di wilayah setempat, Minggu (8/5) malam.

Hal itu dilakukan setelah Kabupaten Gresik dinyatakan masuk dalam daftar empat kabupaten yang terjangkit wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di wilayah Jawa timur.

Tanpa pikir panjang, Kades muda itu menyusuri satu persatu kandang sapi. Ada 4 kandang yang dikunjungi, dengan total 36 ekor sapi milik warga.

“Kebetulan ada 4 lokasi yang sudah saya kunjungi total ada 36 ekor sapi milik warga, baik itu di Dusun Gredek atau di Dusun Kedungbanteng,” ujar Ghofar.

Menurut Ghofar, penanganan sejak dini penting dilakukan. Agar wabah akut yang belum diketahui penyebabnya dan masuk kategori kejadian luar biasa (KLB) itu tidak menjalar ke seluruh hewan ternak milik warga.

“Ini saya lakukan setelah Bu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, meninjau kandang sapi milik H.Bahri yang berada di Dusun Wates Desa Kedungpring Kecamatan Balongpanggang Sabtu kemarin, tanpa pikir panjang saya sempatkan waktu guna memantau sapi sapi warga saya,” bebernya.

Berdasarkan hasil pantauannya, Kades Ghofar bersyukur tidak ada satupun sapi milik warganya yang terkonfirmasi positif wabah PMK. “Alhamdulillah semua sehat tanpa ada gejala Penyakit Mulut dan Kuku (PMK),” tandasnya.

Mantan pentolan aktivis LSM itu berharap, dengan adanya wabah PMK tersebut, masyarakat bisa bekerjasama dengan baik, bila menemukan sapi ternak miliknya dalam kondisi panas, demam dan mulut keluar seperti lendir, serta tidak mau makan dan lemas, segera memberitahukan kepada pemerintah Desa setempat.

“Agar kita bisa melaporkan ke dinas terkait agar ada di lakukan pencegahan dan penanganan sejak dini agar tidak sampai terjadi penularan ke hewan ternak yang lain,” pintanya.

Seperti diketahui, kasus pertama wabah PMK dilaporkan terjadi di Kabupaten Gresik pada 28 April 2022 dengan jumlah kasus sebanyak 402 ekor sapi potong dan tersebar di lima kecamatan dan 22 desa.

beras